7 Orang Kaya Ini Akhirnya Jatuh Miskin, Nomor 2 Terlilit Utang


Referensi pihak ketiga
Sudah semestinya jika seseorang yang memiliki bisnis maka akan jauh jauh dari kata miskin. Namun kenyataannya anggapan tersebut tak selamanya benar karena tujuh orang kaya ini menjadi miskin justru berasal dari bisnis yang mereka jalankan.
1. Kim Dotcom

Referensi pihak ketiga
Pria ini adalah pendiri layanan Megaupload dengan keuntungan yang diraup Kim lewat Megaupload cukup besar, mencapai 200 juta Dolar Amerika Serikat (AS)!
Tapi kini kekeyaan Kim telah lenyap setelah pada tahun 2012 ia diciduk interpol atas tuduhan memfasilitasi praktik pembajakan dan pencurian hak cipta.
Setelah diciduk itulah oleh interpol itulah, aset-aset Kim seperti rumah mewahnya pun ikutan disita.
2. Eike Batista

Referensi pihak ketiga
Eike Batista sempat dijuluki orang terkaya di Brazil tahun 2012. Dengan bisnis yang dilakoni adalah tambang emas dan perak. Diperkirakan saat itu kekayaan Eike mencapai Rp 457 miliar.
Tapi setelah terlibat dalam kasus suap terkait kepentingan bisnisnya dengan pemerintah setempat, Eike mulai terlilit utang, sehingga hartanya pun habis. Aset-asetnya seperti pesawat pribadi, kapal, dan properti turut disita Pemerintah Brazil.
3. Sean Quinn

Referensi pihak ketiga
Dulunya, Sean Quinn adalah salah satu orang terkaya di Irlandia. Dengan jumlah kekayaannya mencapai 6,5 miliar Dolar AS pada tahun 2008.
Namun Sean Quinn membuat kesalahan dengan menginvestasikan 25 persen dari total kekayaannya ke Anglo Irish Bank, sebelum krisis ekonomi di AS. Investasi itupun berujung malapetaka, karena krisis ekonomi di AS menghantam Eropa. Akhirnya Anglo Irish Bank pun bangkrut.
Untuk menyelamatkan diri, Quinn justru mengelabui publik dengan cara melepas seluruh perusahaan miliknya ke rekan-rekannya demi menghindari pajak. Quinn akhirnnya dipenjara pada Januari 2013.
4. Bjorgolfur Gudmundsson

Referensi pihak ketiga
Orang yang satu ini adalah mantan orang terkaya di Islandia sekaligus mantan pemilik klub bola ternama di Inggris, Westham United FC dan Bank Landsbanki. Dengan kekayaannya yang sebesar 1,1 miliar Dolar AS pada 2009, sekaligus menempati posisi 1.014 orang terkaya di dunia versi Forbes.
Namun kemudian Gudmundsson terlibat dalam insiden penggelapan dana dan penipuan yang dilakukan terhadap para nasabah Bank Landbanksi. Hal itu membuat ia masuk penjara. Pada desember 2009 kekayaan Gudmundsson dikabarkan merosot hingga 0 Dolar AS.
5. Allen Stanford

Referensi pihak ketiga
Allen Stanford adalah pemilik perusahaan jasa keuangan bernama Stanford Financial Group. Pada 2012 lalu, Stanford dinyatakan bersalah atas kasus penipuan dengan skema ponzi hingga pencucian uang.
Stanford yang memiliki aset sebesar 300 juta Dolar AS itu, akhirnya dijatuhi hukuman penjara pada 2012. Utangnya pun meningkat jadi 7 miliar Dolar AS.
Hukuman penjaranya juga gak tanggung-tanggung lho, 110 tahun aja!
6. Alberto Vilar

Referensi pihak ketiga
Vilar adalah pendiri perusahaan investasi bernama Amerindo. Perusahaan itu didirikan olehnya bersama rekannya pada 1979 silam.
Tapi keterlibatannya dalam insiden pencucian uang, penipuan investasi, dan sekuritas, jelas mengantarkannya ke jurang kebangkrutan.
7. Clint Murchison Jr.

Referensi pihak ketiga
Dia adalah putra dari Clint Muchison Sr, seorang raja minyak di Texas. Clint Jr juga merupakan pemilik sekaligus pendiri tim Football Dallas Cowboys.
Kekayaan pria ini gak lain berasal dari warisan sang ayah, namun dia mengalami kebangkrutan karena rusaknya harga properti dan turunnya harga minyak. Dia pun terlilit utang sebesar 500 juta Dolar AS pada saat itu, dan terpaksa menjual aset-asetnya untuk melunasi utang.
Bagaimana menurut Anda? Jangan sampai nasib Anda seperti mereka.